Alat Tradisonal yang tersedia di tanah air Indonesia sangat beragam, sesuai dengan jumlah suku maupun daerah asal masing-masing. Alat Tradisional ini meliputi : alat pengolah tanah, alat kerajinan tangan, alat transportasi, alat tradisional kebudayaan dan lain-lainnya.
Siapa yang pernah tahu tentang jumlah yang pasti Alat Tradisional musik di Indonesia. Sungguh sebuah kekayaan intelektual milik budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Namun dilain pihak banyak pula yang tidak mengetahui bahkan sama sekali belum pernah mendengar Alat Tradisional musik tersebut dimainkan, karena kebanjiran ditengah derasnya industri musik modern, maka Alat Tradisional musik lokal ini semakin terpinggirkan.

Gendang Batak
Alat Tradisional musik yang merupakan alat musik khas Indonesia memiliki banyak ragam dari pelbagai daerah di Indonesia, namun banyak pula dari Alat Tradisional musik Indonesia ‘dicuri’ oleh negara lain untuk kepentingan penambahan budaya dan seni musiknya sendiri dengan mematenkan hak cipta seni budaya dari Indonesia.
Incoming search terms:

Masyarakat transportasi Indonesia
Masyarakat transportasi Indonesia pada umumnya diawali dengan alat sederhana sekali atau secara tradisional. Masing-masing daerah mempunyai khas sendiri menggunakan alat angkutan seturut dengan perkembangan waktu dan pengaruh-pengaruh dari luar. Alat angkutan darat misalnya dimulai dengan hewan, lori atau gerobak, andong, becak, pedati yang ditarik lembu dll. Alat angkut air misalanya perahu, rakit sungai.Angkutan massal yang baik sangat diperlukan untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi yang mencapai 98 persen dari total kendaraan di Jakarta. Selain mempercepat pengadaan angkutan massal, MTI juga meminta pemerintah menerapkan standar pelayanan minimum angkutan umum. Dengan demikian, angkutan massal yang tercipta harus mampu memenuhi rasa aman dan nyaman penggunanya.

Masyarakat transportasi Indonesia
Masyarakat transportasi Indonesia pada saat ini sudah mengalami kemajuan baik di darat, laut, maupun udara.- Kementerian Perhubungan segera merampungkan masterplan transportasi empat daerah di Indonesia. Empat daerah itu diantaranya Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan. “Tahun ini, ditargetkan wilayah tanggerang sudah bisa disambungkan dengan Trans Jakarta. Nantinya ada perubahan nama bukan Transjakarta lagi tapi Trans Jagotabek. Kementerian Perhubungan sendiri menargetkan pertengahan tahun atau Juni nanti merampungkan masterplan transportasi di empat wilayah. Masterplan yang akan dikeluarkan kementrian akan dituangkan dalam instruksi presiden sehingga wajib dilaksanakan empat daerah tersebut.”Empat kota itu sarana transportasinya sudah harus massa, dan terhubung dengan kota sekitarnya paling lambat 2014 mendatang.”ujarnya.Menurut Elli, untuk memantau perkembangan transportasi kemungkinan di empat daerah tersebut akan dibangun Badan Otoritas perhubungan seperti nantinya di Jakarta yang akan dibentuk Badan Otoritasnya dalam transportasi. Adanya masterplan yang terhubung dengan kota yang lainnya untuk aksetabilitas, membuat trasportasi murah serta massal.
Incoming search terms:

Transportasi darat masa lalu
Transportasi darat masa lalu. Museum yang berfungsi sebagai tempat menyimpan atau mengabadikan kekayaan sejarah, seni dan budaya nusantara memang sangat vital keberadaannya untuk mempertahankan nilai-nilai sejarah, seni dan budaya nusantara. Untuk itu adanya Festival Museum Nusantara ini perlu didukung penyelengaraannya, dengan berbagai cara baik itu datang langsung ke Taman Mini maupun kembali mempelajari dan menyimak keberadaan museum-museum tersebut melalui sumber-sumber informasi yang ada khususnya bagi Anda yang belum memiliki kesempatan untuk berkunjung langsung kesana.
Transportasi darat masa lalu.
Museum Transportasi ini adalah milik Departemen Perhubungan Republik Indonesia, terdiri dari dua bagian ruang pameran yakni dibagian dalam museum dan bagian luar museum. Khususnya dibagian dalam, para pengunjung dapat menyaksikan berbagai ruang pamer (modul) diantaranya adalah modul pusat, modul darat, modul laut dan modul udara.Berikut adalah alat-alat transportasi yang bisa Anda temukan di Museum Transportasi TMII ini, diantaranya : alat transportasi tradisional masa lampau, berbagai alat transportasi darat (transportasi jalan raya, jalan baja, sungai, danau, dan penyeberangan), alat transportasi laut dan aneka alat transportasi udara yang pernah digunakan untuk menjelahi wilayah udara nusantara.Museum Transportasi hanyalah salah satu dari 17 museum yang ada di TMII yang mencoba dipopulerkan kembali melalui Festival Museum Nusantara ini. Dimana museum ini tentunya membutuhkan sentuhan dan kunjungan dari kita semua (bangsa Indonesia) untuk membuatnya tetap berarti dan berfungsi sebagai museum. Karena museum tanpa pengunjung (wisatawan dll) hanyalah akan menjadi gudang yang sepi. Oleh karena itu, melalui Festival Museum Nusantara ini marilah kita ramaikan kembali museum-museum yang ada di negeri ini, tidak hanya yang ada di TMII, tapi juga museum-museum yang ada diberbagai daerah di nusantara ini.
Incoming search terms:

Alat transportasi tradisional
Alat transportasi tradisional di Indonesia sangat beragam oleh karena itulah banyak mancanegara ingin menikmati dan merasakannya seperti sepeda, delman, becak, bemo,perahu dan ojek. Contoh Alat transportasi tradisional sepeda: Seperti ditulis Ensiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Perancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede. Bertahun-tahun, velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan dua roda.Yang pasti Alat transportasi tradisional, konstruksinya belum ada terbuat dari besi. Modelnya pun masih sangat primitif. Ada yang bilang tanpa engkol, pedal tongkat kemudi (setang). Ada juga yang bilang sudah mengenal engkol dan setang, tapi konstruksinya dari kayu.

Alat transportasi tradisional
Alat transportasi tradisional delman adalah kendaraan transportasi tradisional yang beroda dua, tiga atau empat yang tidak menggunakan mesin tetapi menggunakan kuda sebagai penggantinya. Variasi alat transportasi yang menggunakan kuda antara lain adalah Kereta Perang, Kereta Kencana dan Kereta kuda. Alat transportasi tradisional kendaraan ini berasal dari nama penemunya, yaitu Charles Theodore Deeleman, seorang litografer dan insinyur di masa Hindia Belanda.Orang Belanda sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama dos-à-dos (punggung pada punggung, arti harfiah bahasa Perancis), yaitu sejenis kereta yang posisi duduk penumpangnya saling memunggungi. Istilah dos-à-dos ini kemudian oleh penduduk pribumi Batavia disingkat lagi menjadi ’sado. Alat transportasi tradisional perahu

adalah kendaraan air, biasanya lebih kecil dari kapal laut. Beberapa perahu biasanya dibawa oleh kapal laut.Sebuah perahu biasanya terdiri dari satu atau lebih struktur yang mengapung disebut hul dan beberapa sistem propulsi seperti propeller, dayung, pedal, setting pole, layar, paddleweel atau sebuah jet air.
Incoming search terms: